Steve Jobs sebagai pendiri Apel pada masa hidupnya tidak ragu-ragu untuk untuk memberikan komentar pedas untuk sebuah gagasan yang tidak sesuai dengan pandangannya. Perangkat penunjuk stylus pernah menjadi sasarannya.

Teringat pada saat peluncuran iPhone generasi pertama di konferensi Macwork 2007, ia berkata “Siapa yang butuh stylus? Dipakai lalu hilang. Tidak seorangpun membutuhkan Stylus”.

Tapi sepeninggal Steve Jobs, Apple minggu lalu malah mendaftarkan paten untuk sebuah alat penunjuk dengan bentuk seperti stylus.

Informasi itu diperoleh melalui dokumen yang ada di Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat, dimana pada dokumen tersebut tertera anggal 4 Desember 2014.

Apple Stylus Concept  "Dibenci" Steve Jobs, “Disukai” Apple apple stylus

Ilustrasi penggunaan stylus oleh Apple

Pada dokumen tersebut ada sebuah gambar yang menunjukkan bentuk perangkat tersebut. Terlihat seperti pada umumnya stylus dan alat-alat sejenis seperti pada umumnya. Namun dapat dilihat Apple menunjukkan design yang sederhana. Walapun demikian alat ini pernah “diharamkan” oleh Steve Jobs.

Tapi saat ini hanya masih dalam bentuk konsep saja yang hendak dipatenkan. Jadi belum tentu di produksi dalam waktu dekat ini. Lagi pula belum jelas apa kegunaannya yang ada di dalam benak Apple.

Tidak menutup kemungkinan alat digunakan sebagai penunjang bagi perangkat mobile yang dibuat oleh Apple, Karena banyak professional atau siswa sekolah membutuhkan alat yang dapat menunjang produktifitas pekerjaan mereka.

Sama halnya dengan Ipad Mini, iPhone 6 dan iPhone 6 Plus. Steve Jobs pun tidak menyukai adanya ide tablet 7 inci dan Smartphone berlayar besar. Jadi ini bukan sekali ini saja Apple melanggar “amanat” dari pendirinya.

Apakah anda setuju dengan ide penggunaan stylus?