Berlatih Membikin Aplikasi Android Memakai Eclipse Bagian 2

Asas object Oriented adalah asas yang digunakan dalam mengembangkan Android. Kita dapat menggunakan kembali object elemen-elemen yang menyusun system operasinya. Ada baiknya kita memahami arsitektur OS Android berikut elemen-elemenya supaya kita bisa membuat aplikasi yang baik.

Secara umum arsitektur android di bagi 4 layer elemen. Bisa dilihat pada gambar skema pembagian elemen pada arsitektur Android dibawah ini.

Android Architecture  Memahami Arsitektur Android OS android

Android Architecture

Layer Applications dan Widget

Pada layer Application dan Widget inilah berjalan aplikasi-aplikasi ini. Seperti Email, SMS, Kalender, Browser, Peta, Kontak dan lain-lain. Bahasa Java digunakan untuk membuat aplikasi-aplikasi tersebut. Aplikasi yang kita buat akan berada di layer ini.

Layer Applications Framework

Application Framework adalah dimana beradanya komponen-komponen yang digunakan para pembuat aplikasi, untuk mengembangkan aplikai mereka. Berikut contoh-conoh komponen yang masuk di dalam Applications Framework:

  • Views
  • Content Provider
  • Resource Manager
  • Notification Manager
  • Activity Manager

Layer Libraries

Pada layer Libraries inilah kita bisa temukan fitur-fitur dari Android. Untuk mengimplentasikan aplikasi biasanya mengakses libraries ini. Libraries ada dua, yaitu libraries media dimana ini memutar video dan audio, dan libraries untuk menjalankan tampilan, seperti libraries graphic, libraries SQLite untuk support data base dan masih banyak library lainnya.

Android RunTime

Dilayer inilah aplikasi android dapat berjalan. Android RunTime dibagi jadi 2 bagian yaitu:

  • Core Libraries : fungsinya untuk mentermahkan bahasa Java dan C.
  • Dalvik Virtual Machine : berfungsi sebagai virtual mesin berbasisi register yang bertugas mengoptimalkan jalannya fungsi-fungsi di Android agar lebih efisien.

Linux Kernel

Nah pada Linux Kernel inilah ini dari system operasi Android berada. Isinya adalah file-file system yang tugasnya mengelola system processing, memory, resource, drivers dan fungsi-fungsi system Android lain. Disini kita dapat melihat adanya kemiripan file system pada Android dan system operasi berbasis Linux. Kernel disini berbasis monolithic. Pada versi linux yang digunakan versi 2.6, versi 3.x dan pada Android versi 4.0 keatas.
Mungkin itu kurang lebih mengenai gambaran mengenai arsitektur Android. Apa maksud penggunaan kembali object dari elemen-elemen penyusun system operasi, ini maksudnya komponen-komponen yang terdapat pada aplikasi Android kita bisa gunakan ketika membutuhkannya. Seperti pada komponen-komponen di layer pertama dan kedua khususnya. Seandainya kita mau membuat browser sendiri. Yang kita perlukan hanyalah menginstanstuasu kelas WebKit browser yang fungsinya memperlihatkan web pagenya.

Harapan kami semoga usaha kami yang sedikit ini bisa memberikan manfaat buat teman-teman semua.

Teknik pembuatan aplikasi android apa yang pernah anda pelajari sebelumnya?